Senin, 04 April 2011

info kota depok

Terbentuknya Kotamadya Depok

Dengan semakin pesatnya perkembangan dan tuntutan aspirasi masyarakat yang semakin mendesak agar Kota Administratif Depok diangkat menjadi Kotamadya dengan harapan pelayanan menjadi maksimum. Di sisi lain Pemerintah Kabupaten Bogor bersama–sama Pemerintah Provinsi Jawa Barat memperhatikan perkembangan tesebut, dan mengusulkannya kepada Pemerintah Pusat dan Dewan Perwakilan Rakyat.
Berdasarkan Undang–Undang Nomor 15 Tahun 1999, tentang pembentukan Kotamadya Daerah Tingkat II Depok yang ditetapkan pada tanggal 20 April 1999, dan diresmikan tanggal 27 April 1999 berbarengan dengan Pelantikan Penjabat Walikotamadya Kepala Daerah Tingkat II Depok yang dipercayakan kepada Drs. H. Badrul Kamal yang pada waktu itu menjabat sebagai Walikota Kota Administratif Depok.
Momentum peresmian Kotamadya Daerah Tingkat II Depok dan pelantikan penjabat Walikotamadya Kepala Daerah Tingkat II Depok dapat dijadikan suatu landasan yang bersejarah dan tepat untuk dijadikan hari jadi Kota Depok.
Berdasarkan Undang–Undang Nomor 15 Tahun 1999, wilayah Kota Depok meliputi wilayah Administratif Kota Depok, terdiri dari 3 (tiga) kecamatan sebagaimana tersebut di atas ditambah dengan sebagian wilayah Kabupaten Daerah Tingkat II Bogor, yaitu:
  1. Kecamatan Cimanggis, yang terdiri dari 1 (satu) kelurahan dan 12 (dua belas) desa, yaitu: Kelurahan Cilangkap, Desa Pasir Gunung Selatan, Desa Tugu, Desa Mekarsari, Desa Cisalak Pasar, Desa Curug, Desa Hajarmukti, Desa Sukatani, Desa Sukamaju Baru, Desa Cijajar, Desa Cimpaeun, Desa Leuwinanggung.
  2. Kecamatan Sawangan, yang terdiri dari 14 (empat belas) desa, yaitu: Desa Sawangan, Desa Sawangan Baru, Desa Cinangka, Desa Kedaung, Desa Serua, Desa Pondok Petir, Desa Curug, Desa Bojong Sari, Desa Bojong Sari Baru, Desa Duren Seribu, Desa Duren Mekar, Desa Pengasinan Desa Bedahan, Desa Pasir Putih.
  3. Kecamatan Limo yang terdiri dari 8 (delapan) desa, yaitu: Desa Limo, Desa Meruyung, Desa Cinere, Desa Gandul, Desa Pangkalan Jati, Desa Pangkalan Jati Baru, Desa Krukut, Desa Grogol.
  4. Dan ditambah 5 (lima) desa dari Kecamatan Bojong Gede, yaitu: Desa Cipayung, Desa Cipayung Jaya, Desa Ratu Jaya, Desa Pondok Terong, Desa Pondok Jaya.
Bisnis Properti dikota Depok

Bisnis perumahan atau properti dikota depok cukup pesat, jika anda berkesempatan berkunjung ke kota depok anda akan melihat banyaknya papan reklame yang menawarkan rumah, dari type yang sederhana harga 100 jutaan sampai dengan yang terbilang exclusive hingga harga  1 s/d 2 milyar,dari konsep perumahan muslim atau perumahan umum, tetapi tidak dipungkiri para peminat atau yang butuh rumah daerah kota depok adalah alasan karena faktor transportasi kereta yang membelah kota depok, yang dapat memudahkan menuju kekota jakarta, karena jika dengan transportasi umum menuju ke jakarta saat ini waktu terbuang cukup banyak dengan alasan macet dll.
Contoh :  Perumahan muslim mutiara darussalam  dengan 152 unit dengan konsep perumahan muslim dan perumahan pesona alam residence, ditahun 2009 mulai project dengan 52 unit dengan konsep cluster kemudian di januari 2010, 52 unit yang dipasarkan sold out, harga kedua rumah di project ini yang dipasarkan 300 juta hingga 700 juta, faktor lokasi dekat dengan stasiun  depok lama adalah faktor pendukung cepat terjualnya rumah di kedua proyek ini.
NJOP ( nilai jual objek pajak ) khusus kota depok sendri sangan fantastik dengan kenaikan rata-rata 100% pertahun, menjadikan investasi properti dikota depok, cukup menjanjikan bagi para investor.

tambah dikit, jika butuh rumah wilayah kota depok dapat menghubungi saya.  untuk saat ini rumah yang saya pasarkan Villa Hijau.  dengan konsep cluster dan fasulitas yang exclusive.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar