Senin, 04 April 2011

Pembangunan Sanitasi Sehat

Dalam rangka pengentasan kawasan kumuh pemukiman, Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Tata Ruang dan Permukiman (Distarkim) menyelenggarakan kegiatan pembangunan infrastruktur Sanitasi Lingkungan Berbasis Masyarakat (SLBM). Kegiatan yang bersumber dari DAK tahun anggaran 2010, akan membangun MCK++, Instalasi Pembangunan Air Limbah (IPAL), maupun kombinasinya sebanyak 6 titik di Kota Depok. Tujuan utama dari kegiatan tersebut untuk memfasilitasi masyarakat miskin perkotaan dalam merencanakan sampai dengan merawat sistem sanitasi.
Menurut Diana Puspitasari, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) menjelaskan, MCK++ adalah MCK dengan dilengkapi pengolahan limbah yang menggunakan sistem DEWATS (Decentralized Wastewater Treatment System), yang memanfaatkan gravitasi serta dilengkapi pula dengan instalasi Bio Digester yang dapat menghasilkan gas yang bisa dimanfaatkan untuk memasak. Unit MCK++ terdiri dari 2 WC, 1 kamar mandi, 1 ruang cuci. Sedangkan IPAL adalah sebuah sistem perpipaan yang meyalurkan limbah rumah tangga menuju instalasi pengolahan dengan melewati beberapa bak control (Comunal System). Gas yang dihasilkan dari pengolahan limbah rumah tangga tersebut dapat dimanfaatkan untuk memasak sebagai alternatif pengganti minyak tanah.
Lebih lanjut Diana mengatakan, lokasi pembangunan program terletak di Kelurahan Cimpaeun, Bojong Pondok Terong, Cipayung Jaya, Rangkapan Jaya, Cilangkap. Lokasi tersebut dipilih atas usulan warga dan komitmen serta tertariknya masyarakat setempat atas sanitasi lingkungan sehat. Selain itu, kepadatan penduduk dan ketersediaan lahan dari hibah masyarakat menjadi parameter pelaksanaan program. “Saat ini, kami sedang melakukan survai dan kajian, rencananya bulan Agustus sudah mulai pelaksanaan pembangunan” ujar Diana bersemangat

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar